Inovasi Pelayanan Jaminan Kesehatan Berbasis Teknologi Melalui Mobile JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung

https://doi.org/10.23960/jasp.v3i2.41

Authors

Keywords:

layanan, inovasi pelayanan, JKN seluler

Abstract

The application of technology-based health insurance service innovations through JKN mobile in BPJS Health is expected to improve BPJS Health services, therefore a study is needed to determine the extent to which the success and effectiveness of technology-based public service innovation through JKN Mobile and what are the supporting and inhibiting factors implementation of Mobile JKN innovations at the health office BPJS in Bandar Lampung Branch. The purpose of this study is to describe and analyze the success, and effectiveness, and to find out the supporting factors and inhibiting factors of the implementation of Mobile JKN innovations at the Health BPJS Office in Bandar Lampung Branch Office. In evaluating the success of this JKN Mobile innovation, researchers used Rogers' characteristic characteristics theory, then used the Law and several other supporting theories. This type of research is descriptive research with a qualitative approach.The results of this study are the successful implementation of technology-based health insurance service innovation through Mobile JKN has not been fully successful and effective, judging from the characteristics of innovation according to Rogers. (1) Has achieved the expected relative benefits of the community, (2) In accordance with the law, previous experience and community needs, (3) Has a level of complexity that limits its use, (4) The existence of public testing, (5) Ease of observation relative benefits and how to use the Mobile JKN application, (6) The goal of implementing Mobile JKN innovation has not been fully achieved. The supporting factors are national juridical support, budget support, technological readiness, optimization of socialization, community support. And there are inhibiting factors, namely the lack of juridical support from the local government, low level of knowledge of the community, incomplete Mobile JKN services, length of time waiting for data changes and unstable internet connections. So that the Bandar Lampung City Government regulation support is needed, socialization in strategic locations, and simplification of procedures or ways of using Mobile JKN for all ages.

 

Penerapan inovasi layanan asuransi kesehatan berbasis teknologi melalui JKN mobile di BPJS Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan layanan BPJS Kesehatan, oleh karena itu diperlukan studi untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dan efektivitas inovasi layanan publik berbasis teknologi melalui JKN Mobile dan apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan inovasi JKN Seluler di kantor kesehatan BPJS Cabang Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis keberhasilan, dan keefektifan, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan inovasi JKN Seluler di Kantor BPJS Kesehatan di Kantor Cabang Bandar Lampung. Dalam mengevaluasi keberhasilan inovasi JKN Mobile ini, peneliti menggunakan teori karakteristik karakteristik Rogers, kemudian menggunakan Hukum dan beberapa teori pendukung lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah keberhasilan implementasi inovasi layanan asuransi kesehatan berbasis teknologi melalui Mobile JKN belum sepenuhnya berhasil dan efektif, dilihat dari karakteristik inovasi menurut Rogers. (1) Telah mencapai manfaat relatif yang diharapkan dari masyarakat, (2) Sesuai dengan hukum, pengalaman sebelumnya dan kebutuhan masyarakat, (3) Memiliki tingkat kompleksitas yang membatasi penggunaannya, (4) Adanya pengujian publik, (5) Kemudahan pengamatan manfaat relatif dan bagaimana menggunakan aplikasi Mobile JKN, (6) Tujuan penerapan inovasi JKN Mobile belum sepenuhnya tercapai. Faktor pendukungnya adalah dukungan yuridis nasional, dukungan anggaran, kesiapan teknologi, optimalisasi sosialisasi, dukungan masyarakat. Dan ada faktor penghambat, yaitu kurangnya dukungan yuridis dari pemerintah daerah, rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat, layanan Mobile JKN yang tidak lengkap, lamanya waktu menunggu perubahan data dan koneksi internet yang tidak stabil. Sehingga diperlukan dukungan regulasi Pemerintah Kota Bandar Lampung, sosialisasi di lokasi-lokasi strategis, dan penyederhanaan prosedur atau cara penggunaan JKN Seluler untuk segala usia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2020-07-11

How to Cite

1.
Wahyuni F. Inovasi Pelayanan Jaminan Kesehatan Berbasis Teknologi Melalui Mobile JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung. JASP [Internet]. 2020 Jul. 11 [cited 2023 Jan. 28];3(2):4. Available from: https://jasp.fisip.unila.ac.id/index.php/JASP/article/view/41